Tim Satgas Pangan Polda Jateng Inspeksi Minyak Goreng di Dua Lokasi, Ini Hasilnya : CakrawalaRafflesia News

SEMARANG – Tim Satgas Pangan Polda Jateng melakukan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah terkait pendistribusian minyak goreng curah bekerja sama dengan pemangku kepentingan Provinsi Jawa Tengah kepada pedagang pasar, agen dan UMKM di Jateng dan DIY. Hal ini untuk menjamin kelancaran dan ketersediaan stok minyak goreng di masyarakat.

(Baca juga: Kapolri Tinjau Pabrik Minyak Goreng di Bali, Pastikan Stok dan Harga Sesuai dengan HET di Pasaran)



“Kegiatan yang dilakukan Tim Satgas Pangan ada di dua tempat yaitu di Pelabuhan Tanjung Mas, pengecekan minyak goreng sawit (MGS) yang didatangkan PT PPI dari Kalimantan dan pengecekan penyimpanan MGS di PT Bonanza Megah,” ujar Ditreskrimsus.

Di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Tim Satgas Pangan meninjau Kapal Angkutan Minyak Goreng Kelapa Sawit yang ditarik oleh kapal tunda Prima Sakti IV.

Kapal angkut tersebut digunakan PT PPI untuk mendatangkan minyak goreng sawit dari Kalimantan berkapasitas 2.614 ton. Rencananya, PT PPI akan mendatangkan minyak goreng curah melalui Pelabuhan Tanjung Emas pada 22 April 2022 sebanyak 3.000 ton.

Selanjutnya untuk penyimpanan dalam proses distribusi, PT. PPI menyewa dua tangki penyimpanan minyak di PT Bonanza berkapasitas 4.000 ton.

Sementara itu Branch Manager PT PPI, Abidarin mengatakan, hari ini PT. PPI akan mendistribusikan 105 ton minyak goreng curah ke beberapa daerah di Jawa Tengah.


“Hari ini 105 ton dengan tujuan daerah: Solo, Kendal, Purwodadi, Pasar Johar, Pasar Pedurungan dan Blora,” katanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, kebutuhan minyak goreng di Jawa Tengah sebesar 33 juta liter per bulan. Dengan pengecekan ini diharapkan bisa mengawal kelancaran distribusi minyak goreng di Jawa Tengah.

Baca Juga :  Peringati 71 Tahun Gerakan Integral Natsir, Terobosan Cemerlang Penguatan NKRI: CakrawalaRafflesia Nasional

Kegiatan pengecekan dipimpin langsung oleh Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Johanson Ronald Simamora, bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng M Arif Sambodo dan Branch Manager PT Indonesia Trading Company cabang Semarang Abidarin dengan mengunjungi Pelabuhan Tanjung Mas Semarang dan PT Bonanza Megah di kawasan Genuk, Kota Semarang.

Tinggalkan komentar